Pembina upacara Arif Samsurijal, S.Ag, MA yang juga sebagai Wakil Rektor (Warek) III Bagian Kemahasiswaan dan Alumni. mengingatkan kepada semua peserta upacara untuk bisa mengambil makna dari peringatan Hari Santri Nasional. “Jangan memperingati hari santri karena wahnya upacara, akan tetapi kita harus mampu mengambil makna apa sih santri itu.?
Selain itu pembina upacara juga mengajak para santri untuk merefleksikan perjuangan Sunan Kalijaga yang di uji kesabaran dan ke taatannya oleh Sunan Bonang. Dalam kisah tersebut Sunan Kalijaga rela bertapa di depan tingkat Sunan Bonang yang ditancapkan di tanah samapi Sunan Bonang kembali.
Pendiri Ponpes Al-Hikmah Binangun, KH. M. Husnan Dimyati juga menyampaikan kepada para santri “Saya bangga dan teringat zaman dulu ketika melihat para santri dalam upacara ini memakai sandal jepit, karena ketika dulu saat zaman penjajahan para santri yang hanya menggunakan pakaian yang sederhana dengan sandal jepit, dengan pekikan takbir (Allahuakbar, Allahuakbar..!) mampu mengusir penjajah yang bersenjata”.
ntuk mendapatkan informasi seputar PP. AL Hikmah tuban, atau kajian kitab kuning dari kiai-kiai PP Al Hikmah silakan follow akun:

0 Komentar